Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Bumi Karsa kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya kerja aman dengan meraih Penghargaan K3 kategori Platinum dari Gubernur Jawa Barat. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan penerapan sistem K3 secara konsisten pada Proyek Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 6. Penghargaan tersebut diterima oleh Bapak Sahril Budi, selaku petugas dan penanggung jawab K3 di proyek tersebut, yang selama ini berperan aktif dalam memastikan seluruh aktivitas pekerjaan berjalan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dedikasi tim proyek dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Berdasarkan penilaian Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Provinsi Jawa Barat, PT Bumi Karsa berhasil mencatatkan lebih dari 1.040.293 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja (zero accident) dalam periode panjang. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan penerapan K3 yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi telah menjadi budaya kerja di lapangan. Keberhasilan PT Bumi Karsa meraih penghargaan K3 Platinum didukung oleh penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang disiplin dan berkelanjutan. Seluruh pekerja diwajibkan mengikuti safety induction, toolbox meeting harian, serta pemeriksaan rutin penggunaan alat pelindung diri (APD). Selain itu, pengawasan ketat dilakukan pada pekerjaan berisiko tinggi seperti pekerjaan alat berat, galian, dan pekerjaan struktur tanggul. Peran aktif tim K3 proyek, yang dikoordinasikan oleh Bapak Sahril Budi, juga menjadi kunci utama dalam mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan mitigasi risiko, serta membangun kesadaran pekerja bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Proyek Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 6 merupakan bagian dari 7 paket strategis Kementerian Pekerjaan Umum yang ditujukan untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Bekasi. Proyek ini dikerjakan oleh PT Bumi Karsa dan berlokasi di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Babelan di sisi kiri sungai, serta Kecamatan Sukawangi dan Kecamatan Tambun Utara di sisi kanan sungai. Ruang lingkup pekerjaan difokuskan pada normalisasi sungai dan pembangunan tanggul atau retaining wall di sisi kiri dan kanan sungai sepanjang masing-masing kurang lebih 3 kilometer, di tengah tantangan teknis dan non-teknis tersebut, pelaksanaan proyek tetap mengedepankan prinsip K3 sebagai prioritas utama guna melindungi pekerja serta menjaga keberlangsungan pekerjaan. Kepala Proyek Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 6, Bapak Kadir Rum, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh tim proyek. “Penghargaan K3 ini menjadi momentum penting, khususnya di Bulan K3, untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap pekerjaan konstruksi. Capaian zero accident ini merupakan hasil disiplin, kepedulian, dan komitmen seluruh pekerja di lapangan,” ujar Bapak Kadir. Sementara itu, Bapak Fajaruddin, selaku COO New Business PT Bumi Karsa, menegaskan bahwa penerapan K3 merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Perusahaan “PT Bumi Karsa memandang K3 bukan hanya sebagai kewajiban regulasi, tetapi sebagai nilai inti perusahaan. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja di seluruh proyek, terutama proyek strategis nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya. Melalui pencapaian ini, PT Bumi Karsa berharap dapat terus menjadi contoh dalam penerapan K3 di sektor konstruksi serta berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.



LEAVE A COMMENT